Riza hanya ternganga, Mounara memerah kompres itu sedikit. "Tante, Tante emang bisa?!" gerutu Riza. "Ya elah ini doang anak TK juga bisa," remeh Mounara. Ia lalu berdiri, ia memandangi Karu dengan tatapan datar yang kesal. Ia menaruh kasar kompres itu ke wajah Karu sampai leher Karu tertutup semua layaknya orang meninggal. Betapa terbelalaknya Riza melihat itu. "TANTE! TANTE NGAPAIN NUTUPIN WAJAH BU KARU KAYAK GITU!" jerit Riza panik melototinya. "Biar dinginnya cepat merata," jawabnya mengelas berbisik menyipitkan matanya konyol. Betapa geramnya Riza melihat tingkah nakalnya itu. Saat dia melototi Mounara kesal dan mencoba melangkah ingin membuka kain itu dari wajah Karu. Karu terlihat bergerak. "Nah tuh kan, bereaksi cepat, manjur," ucap Mounara nyengir tanpa dosa seraya menunjuk k

