Mounara fokus menyetir mobilnya. "Non," ucap Bi Surti memanggil. "Hmm?" "Nona teh beneran niat atuh mau cari laki-laki yang bantu Oomnya Non itu," tanya Mpo Surti ragu. "Iya emang kenapa Bi?" sahut Mounara balik bertanya sembari terus fokus menyetir mobil. "Yaa, bukannya kenapa sih. Ini teh sama saja Non, seperti kata pepatah," Mounara melirik Bi Surti. "Seperti mencari jarum di tumpukan jerami, kota Jakarta ni mah luas Non, bagaimana kita bisa mencari dia di mana sedangkan kita belum kenal sama dia," sambung Bibi Surti dengan memasang wajah ragu dan merasa konyol. "Mau di tumpukan jerami kek, di tumpukan pasir kek tumpukan kerikil bahkan di tengah lautan sekali pun, aku akan tetap nyari Bi biar Om Angga nggak kecewa karena aku nggak mau ngecewain seseorang pengganti Papah aku ya

