Bab 18 Biasanya Rose akan merasa dingin di pagi hari. Namun, sekarang dia merasakan kehangatan yang entah datang dari mana. Sebuah selimut yang semalam ia ingat sudah menutupi tubuhnya, terasa begitu tebal dan sedikit berat. Rose perlahan membuka kedua matanya. Dia mengerlip lalu merasakan ada sesuatu yang menindih bagian kaki atasnya. Ketika kepalanya mendongak, dia sadar kalau tidak sendirian di atas ranjang ini. Rose sudah menelan ludah sekarang. dia mencoba mengingat apa yang sudah terjadi semalam. Sekarang masih pukul lima pagi, masih terlalu awal untuk bangun. Melihat sekejap raut wajah Pras yang masih terlelap, Rose tidak sadar kalau sudah menyungging senyum. Namun, ketika doa hendak menyentuh rambut yang menutupi bagian kening Pras, wajahnya seketika berubah jadi lesu. Rose teri

