Bab 25

1174 Kata

Bab 25 Tiada suara yang terdengar selain desakan dari dua bibir yang saling bertaut. Jika biasanya Pras selalu menyangkal, kali ini dia tidak bisa menahan hasratnya sendiri. Dia mendekap pinggang itu, sementara tangan lain masih memegang tengkuk Rose dengan kuat. Beberapa kali memiringkan posisi kepala, pagutan itu masih berlanjut. Pras menggiring Rose menuju tempat ternyaman, sampai tidak peduli apa pun mereka sampar hingga membuat barang yang semula hendak dikemas kembali berantakan. Pras meletakkan tubuh Rose di atas meja. Membuka kedua kaki itu hingga dirinya bisa lebih mendekat dan leluasa. Ketika tubuh Rose mencondong ke belakang, Pras menarik diri beberapa saat. Pras membiarkan Rose menarik udara segar lebih dulu. Dua mata mereka saling bertemu, membuat jantung seperti ingin melom

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN