28. PMS

2100 Kata

Sepulang sekolah, Ara dan Alex mampir di salah satu cafe. Mereka terlihat memesan menu yang sama, salad buah dan dua gelas air putih. Alex sudah meminta Ara agar memesan menu makan siang tapi Ara tetap tidak mau, ia sedang ingin makan-makanan yang segar atau pedas, hanya di antara dua itu. "Kamu kalau mau makan ya pesen makan aja, Lex..." Ucap Ara. "Aku masih kenyang." "Kenyang makan angin," Ara terkekeh pelan mendengar sahutan yang kekasihnya itu ucapkan. "Lagian tumben pake motor," ucap Ara seraya memakan kembali salad buahnya. Alex terdiam mengingat kejadian pagi tadi. Kejadian dimana ia hendak menjemput Ara menggunakan motor, ternyata kepalanya kembali terasa sakit, hidungnya kembali berdarah dan berakhir dengan tak sadarkan diri. Sampai akhirnya ia memberitahu Shahil untuk pergi b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN