Aku tidak ingin menyakitimu. Karena ketika menatap mataku, yang keluar bayangan dia bukan kamu. *** Danau, di tempat itulah Alex berada. Ia berdiri dengan tangan yang sudah mengepal kuat. Kemudian seseorang datang menghampirinya, seseorang yang telah berani-beraninya menyentuh kekasihnya. "Permisi, saya Jefri. Apa mas nya yang mengirimi saya pesan tadi?" "Iya, itu gue." Jefri mengernyit heran. "Pesan yang anda kirim itu tidak sopan." "Gua. Gak. Peduli." Tekan Alex seraya mengangkat tangannya hendak melayangkan sebuah pukulan. Dengan sigap Jefri menghindar. Ini sudah di luar batasan, Jefri langsung mendorong tubuh Alex hingga pria itu mundur beberapa langkah. "Apa-apan ini? Lo siapa, heuh?" Alex tersenyum miring. "Gue tunangannya Ara. CEWEK YANG LO PELUK KEMARIN b*****t!" "Wow, ka

