Pukul: 20. 00 Edgar dan Rachelta sudah sampai di rumah setelah memberitahukan kabar bahagia mereka berdua pada keluarga. Seluruh keluarga sangat senang mendengarnya, mereka ingin mengadakan pesta seperti yang dinginkan Edgar juga tapi Rachelta menolaknya, jadi semuanya menghargai keinginan dari wanita itu. "Apa kau lelah?" tanya Edgar sambil memeluk Rachelta dari belakang. Wanita itu sekarang sedang bercermin dan ia bertatapan dengan Edgar melalui cermin di depan mereka berdua. "Aku masih tidak percaya jika diriku bisa mengandung lagi." ucap Rachelta sambil memegang tangan Edgar yang melingkari perutnya. "Aku sudah bilang kan jika kemungkinannya masih lima puluh persen." balas Edgar. "Suamiku memang tidak pernah salah." ucap Rachelta sambil terkekeh. Edgar ikut tersenyum lalu ia me

