Pukul: 04. 30 Perlahan mata Rachelta terbuka lalu wanita itu membalikkan tubuhnya ke arah Edgar yang masih tertidur. Rachelta menyingkirkan gulingnya dan mendekat pada pria itu, lalu ia menekan-nekan pipi Edgar dengan jari telunjuknya sambil tersenyum senang. Membuat Edgar lama-lama terusik dan membuka matanya merasakan hal itu. "Rachelta, apa yang kau lakukan?" tanya Edgar dengan suara khas seseorang bangun tidur. "Bangun, Kak." ucap Rachelta manja sambil menggoyangkan tubuh Edgar. "Ini masih pagi. Lagi pula ini juga weekend." balas Edgar dengan malas lalu kembali menutup matanya. Rachelta mendengus lalu ia mengubah posisinya menjadi menduduki perut Edgar. Hal itu membuat Edgar tersentak sambil membelalakkan matanya karena tindakan Rachelta yang tiba-tiba. "Bangun!" ucap Rachelt

