Pernikahan H-5 (2) Marcel menghela napas. Lelaki yang beberapa hari lagi akan melepaskan masa lajangnya itu memijat kepalanya yang terasa berdenyut hebat. Kedua mata sayunya tertutup perlahan dengan tubuh yang jatuh ke atas kasur. Seharian berpegian dengan sang mama, Marcel merasakan tubuhnya remuk tanpa bersisa. Sudah pergi ke tempat yang aneh dan menyiapkan keperluan untuk akhir minggu ini, Marcel seperti ingin tenggelam saja dalam dasar laut. Apalagi tadi ia tidak sengaja bertemu dengan Tante Riana di butik yang ternyata milik wanita itu. Tahu jika itu adalah butik milik Keluarga Rian, sudah pasti Marcel menolak. Karena wanita itu akan dengan sangat senang hati memberi gaun yang dirancangnya secara percuma. Dan tentu saja hal itu tidak enak bagi Marcel. Memijat keningnya sekali lagi,

