Pernikahan H-5 “Gimana reaksi Ciama?” Rifky yang baru saja menyuapkan satu sendok mie ayam ke dalam mulutnya hanya bisa tersenyum kecil kala Adel masih menanyakan hal yang sama. Lelaki itu belum juga membuka mulutnya dan mengatakan apa yang sudah terjadi di pesta kemarin. Lagipula apa yang bisa ia ceritakan? Tentang bagaimana Ciama menolaknya dengan sangat sarkas sekalipun ia belum memberitahukan perasaannya? Hah! Terlalu konyol. “Lo kok diem aja, sih?” “Ya terus gua harus bilang apa sama lo? Kan emang gak ada yang harus gua kasih tahu.” Adel berdecak pelan. Matanya menatap Rifky dengan kesal. Tidak tahu apa jika Adel sangat penasaran dengan apa yang terjadi kemarin? Apalagi di antara teman yang ia punya, tidak ada yang memberitahukan apa yang Ciama lakukan kemarin dan bagaimana wanit

