Ciama menatap langit malam yang kini terlihat lebih mendung. Kedua kalinya Ciama melakukan hal yang menurutnya sangat membodohkan. Menatap langit-langit yang jelas tidak akan merubah apapun hari ini. Semuanya sudah terjadi dan tidak mungkin bisa dikembalikan. Memluk lututnya dan menaruh dagunya di antara lutut, Ciama menarik napas panjang. Mau bagaimanapun, rasanya masih tetap sakit. Sekalipun sudah lebih lega dari sebelumnya. Tetap saja Ciama merasa sangat tidak berdaya. Yang terjadi hari ini benar-benar mengoyak hatinya dan juga jiwanya. Ciama sampai tidak bsia membenarkan hatinya lagi. Apalagi saat tidak sengaja ia melihat instagramnya dan melihat dengan jelas bagaimana Marcel mencium kening Orien saat proses resepsi tadi diposting oleh lelaki itu. Rasanya semakin membunuh jiwa Ciama ya

