Chap. 26

2496 Kata

The Day. “Kamu udah hapal, kan? Jangan sampe malu-maluin Papa!” Marcel tersenyum kecil dan mengangguk. Lelaki yang kini memakai tuxedo rapi dengan rambut yang tertata dan juga wajah tampannya itu melangkah pasti memasuki sebuah gedung yang sudah didekor sedemikian rupa. Dengan tema hitam putih dan emas, gedung itu seketika berubah menjadi gedung yang sangat elegan. Selain karena pilihan warna yang pas, gedung yang menjadi pemberian Kakek Marcel itu juga memiliki luas yang lumayan dengan tempat yang lebih pantas disebut sebagai rumah besar dibandingkan gedung biasa. Berisi 4 lantai. Di mana lantai pertama menjadi tempat penerimaan tamu dan tempat berfoto. Lalu lantai 2 dipakai untuk para tamu khusus yang memiliki undangan VIP. Undangan yang dirancang sendiri oleh Marcel dan juga Orien

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN