"Halo, kamu udah siap?" Lios menelepon Bulan untuk mengingatkan waktu. "Udah. Tinggal tunggu dijemput." Bulan mematut diri di depan cermin. Semuanya terlihat bagus. "Oke. Sebentar lagi aku jalan ke sana." "Iya." Usai bertelepon Bulan berputar sekali lagi di depan cermin. Dia harus yakin penampilannya tanpa cela untuk memberi kesan pertama yang baik bagi ayah Lios. "Pakaian rapi, check... Rambut diikat biar nggak ribet, check... Tas, handphone, dompet, check...," gumam Bulan. Saking gelisahnya Bulan membongkar dan menyusun kembali barang-barang dalam tas kecilnya. Siapa sih yang tidak gelisah ketika hendak bertemu ayah sang kekasih? Bohong kalau bilang tidak ada rasa cemas. Bohong kalau bilang tidak ingin menampilkan yang terbaik. Lios menelepon karena sudah tiba di depan rumah. Bula

