"Nih lu bawa motor gue." Ayra lalu memberikan kunci motornya pada Alvero. "Ayo gue yang boncengan sama lu!" Ayra memutuskan sepihak. Ia tak mau kalau sampai ada orang lain yang tau bahwa dirinya sudah menikah selain para sahabatnya itu. "Lu serius, Ra?" tanya Mela memastikan. "Iya udah ayo cepat jalan, kalau nggak jadi gue mau balik aja nih!!" ucap Ayra jutek, Ia sudah merasa kepanasan berdebat di bawa sinar matahari dari tadi. Risa dan Mela pun mengangguk, akhirnya mereka berempat pun melajukan motornya menuju warung Mbok Ijah ( penjual Soto babat di kantin SMK ) Saat sedang asyik menikmati pemandangan di jalan, tiba-tiba. Suara peluit dari petugas kepolisian lalu lintas memberhentikan motor keduanya. "Selamat siang, bisa saya lihat SIM dan STNK nya sebentar?" tanya seorang polisi

