Permintaan Evan

1773 Kata

"kenapa, Yang?" tanya Evan pada sang istri. Setelah keluar dari rumah orangtuanya tadi Ayra menjadi pendiam dan tak banyak bicara. "Nggak apa-apa, Mas,” sahut Ayra singkat, padat dan jelas. Evan pun paham, bahwa istrinya tengah merajuk karena permintaan Ayra yang ingun bekerja tidak di kabulkan oleh Ibu Indah dan juga dirinya. “Sayang?" panggil Evan lembut. "Mas lakuin ini semua buat kebaikan kamu, apapun Mas bakal kasih asalkan kamu nurut. Oke.” Evan lalu mengelus lembut puncak kepala sang istri. Ayra tidak bergeming sama sekali, pandangan mata nya masih lurus menatap keluar arah jendela. Terkadang Ayra heran dengan jalan pikiran suaminya itu, memangnya apa yang di takutkan Evan jika ia bekerja? kepincut pria lain di luar sana? boro-boro memikirkan hal itu, memikirkan sifat sang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN