Ayra sudah menutup panggilan itu, lalu menaruh ponselnya di atas nakas dan tak lama ia pun mendengar suara ketukan pintu. Buru-buru Ayra berjalan cepat menuju depan rumahnya. "Lama banget, Yang. Buka pintunya. Kamu abis ngapain?” tanya Evan yang baru saja selesai melepas sepatunya, tak lama Ia pun melangkah masuk kedalam rumah. "Iya tadi abis telpon Ibu, Mas,” kata Ayra lalu mengecup punggung tangan suaminya itu. "Mau makan apa mandi dulu, Mas?" tawar Ayra yang kemudian mengikuti langkah kaki Evan menuju kamar pribadi mereka. "Mas mau mandi dulu, Yang,” ucap Evan lalu perlahan menanggalkan satu persatu kancing kemejannya dan memasukkanya ke dalam keranjang baju kotor. “Iya, Mas.” Ayra pun mengangguk paham, wanita itu lalu menyiapkan baju ganti suaminya lebih dulu sebelum melangkah kel

