Bagian 72 Seperti biasa, Kirana sudah siap dengan pakaian dinasnya. Demikian juga dengan bekalnya. Namun, Kirana hari ini tidak bersemangat karena dia masih kepikiran sama Raka. Semalam, tidurnya juga tak nyenyak. Sebentar-sebentar terbangun. Akhirnya dia memilih untuk menunaikan shalat tahajjud dan berdoa untuk kesembuhan Raka. Setelah itu, dia malah tak bisa tidur lagi hingga pagi. Meskipun Raka bukan siapa-siapanya, tapi kitana peduli padanya. Kirana keluar setelah berpamitan kepada Ayah dan ibunya. Lalu, dia kembali teringat kepada Raka. Pagi-pagi begini, biasanya Raka juga sudah siap. Mobilnya akan lewat di depan rumah Kirana dan Raka akan memaksanya naik ke mobil meskipun dia menolak. Lalu mereka akan berangkat bersama dan bercerita banyak hal di dalam mobil. Sebenarnya, Kirana

