Rahasia Yang Terbongkar

1437 Kata

Bagian 66 Ibunya Widya masih menangis. Dia bahkan berharap bahwa semua ini hanya mimpi. Sayangnya ini nyata, bukan mimpi. "Jadi benar Ayah memeras Bu Rukaya? Ayah minta ditransfer uang sepuluh juta? Betul begitu, yah?" Bimo tak menjawab. "Mau kamu apakan uang itu? Mau kamu pake buat bersenang-senang dengan pelakor itu, hah?" tanyanya lagi. "Pasti kalian yang sudah mengompori istriku, kan? Pasti kalian sudah mengatakan yang tidak-tidak pada istriku. Cari mati kalian, hah?" Bimo menatap tajam ke arah Dewi dan suaminya. Dia malah melimpahkan kesalahannya kepada orang lain. "Aku tidak pernah takut pada siapapun. Termasuk kamu, Om Bimo. Asal Om tau, aku tidak pernah mengompori Tante. Tadinya aku mencari Om karena aku mau membuat perhitungan dengan Om karena Om sudah berani memeras mamaku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN