Bagian 65 "Tante, buka pintunya!" Dewi kini menggedor-gedor pintu rumah orang tuanya Widya. Dia sudah tidak sabar ingin memaki-maki orang tuanya Widya karena sudah memeras dan mengancam ibunya. "Tante, Om, buka!" teriak Dewi karena pintu tak kunjung dibuka. "Dek, sudah, pulang saja yuk, malu sama orang-orang, " ajak Firdaus sambil menarik tangan Dewi. "Aku tidak akan pulang sebelum bertemu dengan mereka, Mas," tegas Dewi sambil kembali menggedor-gedor pintu pintu kayu bercat cokelat tersebut. "Tente, Om, keluar kalian!" Ibunya Widya yang kebetulan baru keluar dari kamar mandi segera menuju pintu. Dia begitu penasaran siapa gerangan orang yang sudah berani berteriak sambil menggedor-gedor pintu rumahnya. "Dewi? Kamu rupanya! Ada apa?" Ibunya Widya bertanya dengan nada sinis begitu

