Bagian 85 "Kerjakan dengan rapi seperti yang saya perintahkan dan jangan sampai meninggalkan jejak," ucap Ahmad kepada lawan bicaranya di telepon. "Baik Pak, laksanakan," jawab orang suruhannya itu, setelah itu sambungan telepon pun terputus. "Maaf Raka, aku terpaksa menyuruh orang untuk menghabisimu. Aku takut kamu akan mengacaukan segalanya jika kamu masih hidup. Jalan satu-satunya hanya dengan melenyapkan nyawamu." Ahmad pun kembali ke depan ruang rawatnya Ilham setelah selesai menghubungi anak buahnya itu. Kirana dan Syafitri sama sekali tidak curiga karena Ahmad tidak menunjukkan gelagat aneh. Di mereka Ahmad terlihat baik, namun mereka tidak tahu apa yang dilakukan Ahmad di belakang. Semetara itu di rumah sakit tempat Raka dirawat, seorang laki-laki yang berpakaian serba hitam s

