Setelah pembahasan di resto itu. Akhirnya Azam memutuskan untuk mengikuti kemana Ibra akan membawanya. Dan ternyata memang Ibra membawa Azam ke rumah sakit tempat dimana Izma dirawat. Hati Azam sudah berdegup begitu kencang ketika dia mulai memasuki lorong Rumah Sakit tersebut. Dia merasa ketakutan yang teramat dalam, ketika dihadapkan di depan sebuah pintu ruangan Intensive Care Unit. "Apakah Izmaku ada di sini? Apakah benar dia sedang kesakitan di dalam sana?" tanya Azam kepada Ibra dengan mata yang berkaca-kaca. Dia merasakan sesak didalam dadanya sungguh sangat ketakutan pria itu takut jika benar-benar menemukan sang istri di dalam sana. "Jelas saja dia sangat kesakitan, dan menderita sudah 1 bulan ini, dia bahkan tidak bisa bergerak," kata Ibra kepada Azam. Azam hanya bis

