"Sayang. Aku tidak akan berbohong kepadamu, aku akan pulang ke Indonesia dan mencoba menyelesaikan hubunganku dengan Aliza. Tunggu yang sayang!" kata Azam berbisik mesra sambil mengecup tangan Izma dengan penuh kasih sayang. Izma pun hanya bisa menatap sang suami dengan mata lemahnya. "Aku akan menunggu kabar baik darimu. Tetapi jika ternyata kamu berbohong kepadaku, maka aku tidak akan memaafkanmu Azam!" kata Izma dengan mata yang berkaca-kaca. "Dengarkan aku, kamu harus percaya padaku kali ini, aku akan segera membicarakan hal itu kepada Aliza. Aku akan memberitahukan bahwa aku hanya mencintaimu seorang," kata Azam dengan bersungguh-sungguh dan itu pun mengangguk. "Aku akan menunggumu!" Izma berkata dengan begitu pelan. "Ibra aku titipkan padamu Izma istriku selama aku perg

