Karena sang Ibu kini sudah membaik dan sudah siuman dari komanya, maka Ibra pun meminta izin kepada ibunya untuk menjemput Izma. Ibra mengatakan kepada kedua orangtuanya bahwa dia sedang menyukai seorang gadis, gadis itu adalah teman kuliahnya di kampus. Ibra pun mengatakan tentang status Izma dan semua penderitaan yang Izma alami. Tentu saja itu membuat kedua orang tua Ibra menjadi sangat sedih karena kedua orangtua Ibra Ibra sangat baik. Maka kedua orangtua Ibra mengizinkan untuk Ibra membawa Izma secepatnya kediaman mereka. Itu sebuah tanda bahwa kedua orangtua Ibra telah menyetujui hubungan Ibra bersama Izma, kini Ibra sudah berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk segera menjemput sang kekasih hati. Ibra terbang dengan pesawat pada jam penerbangan terawal Di sisi lain

