Bab 23a

1029 Kata

Melihat suaminya bengong, Namira segera menghampiri. "Kenapa, Mas?" Mata Namira ikut melongok melihat dokumen yang sedang dilihat oleh Reno. Pria itu lalu meletakkan begitu saja dokumen itu di atas meja. Seketika kening Namira mengernyit setelah mengamati dengan teliti isi dokumen itu, namun kemudian senyum simpul terbit di bibirnya. Namira menarik nafas sejenak sebelum berujar dengan bijak," Ini pelajaran buat kita, Mas. Besok lagi, kita harus lebih teliti. Mas Reno kan sebagai seorang mantan manajer, harusnya sudah berpengalaman. Jangan ceroboh kalau urusan surat perjanjian seperti ini. Jangan samakan dengan membeli popok atau susunya Dafi, kalau salah, bisa dituker." "Ya, namanya juga Mas waktu itu lagi butuh pekerjaan. Sudah bosan menganggur. Lagi pula, siapa yang menyangka kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN