20. Pergi

1642 Kata

"Terkadang, dunia memaksakan kehendak. Terkadang pula dunia memasrahkan harapan." ➖➖➖➖➖ Hikmah keluar dari kamar ayahnya tapi mengucap sepatah kata pun. Ia masih sulit untuk menerima alasan yang ayahnya berikan. Bagaimana pun ia berpikir keras, hasil yang ia dapat nihil. Ia sama sekali tidak memahami ucapan ayahnya. Hikmah yang sedang membutuhkan ketenangan pun hanya bisa duduk terdiam sambil menatap kolam ikan di depannya. Nina yang sejak tadi mendengar pembicaraan Hikmah dan Juno pun memilih untuk mendekat. Ia tahu bahwa Hikmah sangat membutuhkan dirinya. Ia sendiri terkadang tidak habis pikir dengan suaminya. Sampai setega itu Juno menyerahkan putrinya pada keluarga yang bahkan Nina yakini tak bisa cocok dengan Hikmah. Padahal sebelumnya, Junolah yang paling keras kepala untuk melak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN