Episode 22

1067 Kata

Aku terkekeh kecil. "Jangan digodain gitu, Rin." Dia mengangkat bahu, pura-pura tidak peduli. "Ah, tapi serius deh, Kness. Seneng banget kamu balik kerja di sini. Beberapa waktu lalu kantor kacau banget, apalagi pas kamu tiba-tiba hilang." Aku mengernyit. "Kacau gimana?" Rina terkekeh. "Pak Gilang gila nyariin kamu! Nyari ke mana-mana, bahkan sampai orang HRD bingung. Semua orang panik, dan aku? Ya cuma bisa geleng kepala." Aku menahan senyum, tapi hati rasanya hangat mendengar itu. Ternyata, hilangnya aku waktu itu memang bikin gempar seisi kantor. Saat itu, beberapa rekan lain lewat, dan langsung menyapa. "Knessa, akhirnya balik lagi!" seru Dita dari ujung ruangan. "Kantor sepi tanpa kamu." "Aku juga kangen kalian," jawabku sambil tersenyum, menunduk sopan. "Eits, tapi jangan sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN