Mikha memasuki apartemennya yang kembali sunyi sama seperti waktu dia baru pertama kali pindah ke sini. Mikha membuka kulkas dan menemukan bahwa isi kulkasnya sudah sangat penuh. Ada juga beberapa kertas di atas meja yang ternyata adalah bukti pembayaran tagihan air, listrik, internet bahkan sewa apartemen sampai dua bulan ke depan. Mikha tahu pasti Raya yang sudah melakukan ini semua, hal itu membuatnya kembali meneteskan air matanya. Hatinya kembali sesak dan sakit karena kenyataan yang baru saja terjadi, dia tidak ingin berpisah dengan Raya. Namun seperti kata Raya tadi, yang kena dampaknya bukan hanya Mikha namun juga keluarganya. Mikha tidak mungkin tega jika Ayah sampai kehilangan pekerjaan yang begitu dia cintai hanya karena cinta Mikha dan Raya. Tiba-tiba saja ponsel Mikha berder

