“Kamu beneran salah masukin bahan?” tanya Raya saat dia mendengar cerita Mikha tentang sekolahnya hari ini. Lelaki itu masih tertawa sambil memotong wortel, “Aku benar-benar gak lihat kalau itu gula halus bukan garam.” Raya kembali tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Mikha, sementara lelaki itu tersenyum sambil menatap Raya. Gadis itu sudah terlihat ceria kembali. “Kamu sudah merasa lebih baik?” tanya Mikha. Raya berhenti sebentar dari tertawanya dan mengangguk, “Aku ada ambil beberapa pekerjaan dari internet yang gak harus pakai visa dan lain-lain. Bayarannya gak besar, tapi lumayanlah.” “Sudah kubilang kamu pasti bisa.” Mikha mengedipkan sebelah matanya pada Raya. “Eh! Kok genit? Siapa yang ngajarin?” Raya melompat dari kursinya dan menuju ke arah Mikha. “Hah? Siapa yang genit

