Puluhan mobil memasuki kediaman rumah milik Bela-Mama Raya. Pasukan pengawal Bela tentu saja tidak tinggal diam, mereka datang memenuhi halaman depan, mencegat puluhan mobil itu. Bela menatap itu semua dari jendela kamarnya dan tersenyum miring, Raya juga melihat pemandangan itu dari jendela kamarnya. Raya menatap nanar pemandangan itu, ingatannya kembali pada saat dia berusia 6 tahun. Saat pertama kalinya Raya melihat mama dan papanya bertengkar sebelum memilih bercerai. Raya menarik nafas panjang lalu mengusap air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya. “Aku kangen Ayah, Ibu, Mitha dan Mikha,” ucapnya seorang diri. Tidak lama kemudian pandangannya kembali teralih pada sosok yang baru saja keluar dari mobil sedan hitam. Pria tinggi dengan gaya klimis itu keluar dan bicara pada s

