Hanya Masa Lalu

1107 Kata

Mulai bab ini dan selanjutnya, aku pakai sudut pandang penulis atau POV author karena pakai POV yang selama ini aku pakai, aku jadi kesulitan. Aku sebagai penulis minta maaf sekali jika terjadi ketidaknyaman dalam membaca novel ini. Sekali lagi aku mohon maaf. ~~~ "Ning! Muning!" Muning yang sedang senyum-senyum sendiri setelah mendapat telpon dari Rindang, terhenyak dengan suara umak di luar pintu kamar. Wanita itu segera berbalik dan bergerak membukakan pintu. Klak. Dia mendapati umak di depan pintu dengan beberapa lembar uang dan sebuah sobekan kertas. "Ya Mak." "Bisa umak minta tolong?" "Iya. Minta tolong apa?" "Umak minta belikan produk-produk yang ada dalam catatan ini ke supermarket. Kamu 'kan bisa naik motor, makanya umak nyuruh kamu." "Iya, Mak. Boleh." "Nih, uang dan ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN