Tak lama kemudian, mereka tiba di rumah Rindang yang mungil. Biar mungil rumah Rindang sangat cantik. Kemuning sangat menyukai desainnya. Dia sampai terpelongo dibuatnya karena Kemuning memang mengidamkan rumah seperti ini. "Bagaimana? Kamu suka dengan desain rumah ini?" Kemuning terhenyak. Pertanyaan Rindang membuatnya terkejut setengah hidup. Sontak Kemuning menoleh dan tersenyum kecil. "I-iya. Aku sangat menyukai. Apa yang merancangnya seorang arsitek?" Rindang menggeleng. "Tidak. Aku merancangnya sendiri dan aku berikan gambar hasil rancanganku tersebut pada buruh bangunan. Dan hasilnya ternyata tidak mengecewakan." "Kalau ini sih...bukan mengecewakan lagi. Tapi keren." Kemuning menunjukkan ibu jarinya. "Salut untuk Bang Rindang." Rindang tersenyum bangga. "Terima kasih untuk puj

