“Kita akhiri pelajaran kita hari ini, pahami lagi apa yang sudah ibu jelaskan tadi, dan… selamat siang.” “SIANG BU!” Kemuning melangkah ke luar ruang kelas dengan beberapa buah buku besar dalam pelukan. Ketika melewati sebuah kelas lain, seorang guru pria berambut pirang keluar dari kelas itu. Senyumlah langsung mengembang begitu melihat Kemuning. Kemuning tahu kalau guru pria berambut pirang itu pastilah berasal dari Inggris. “Siang, bu,” sapanya ramah dengan logat inggris yang masih menyertai. Kemuning membalas senyum pria itu, “Siang juga, Sir,” dengan terus melangkah. Pria pirang itu mensejajari langkahnya. “Kenalkan bu, saya William guru Bahasa Inggris.” William mengulurkan tangannya ke arah Kemuning. Tak menjabat uluran tangan William, Kemuning justru menangkupkan tangan di dep

