“Kita ke mana dulu nih Zell?” tanya Renna yang sedang mengemudikan mobil.
“Hmm? Ke mana ya? Langsung balik ke rumah Gue aja deh guys. Soalnya kita juga belum pada ganti baju,” ucap Zella menanggapi Renna.
“Lu udah minta izin ke bokap Lu Dhir?” tanya Zella yang melihat Adhira sibuk menyaksikan grup korea kesukaannya di hp nya.
“Udah dong,” ucap Dhira sambil tersenyum lebar.
“Tumben cepet banget, kayaknya Gue juga belum liat ada drama ayah dan anak deh tadi. Ya gak Zell?” ucap Renna,
“Iya nih Ren,” ucap Zella,
“Huuu kalian mah, bokap Gue lagi baek banget nih. Gue bilang sekali langsung di iyain tau, tumben banget yak? Gue juga heran sih. Mungkin bokap abis gajian hahaha,” ucap Adhira sembari tertawa.
“Gila Lo bokap sendiri di ketawain,” ucap Zella tak habis pikir dengan temannya ini.
“Hahaaha sekali kali kan ya Ren?” ucap Adhira membela dirinya. Sedangkan Renna hanya menggelengkan kepalanya saja, ia juga tak habis pikir dengan Adhira ini. Setelah beberapa menit, mereka pun sampai di rumah besar milik Zella.
“Istirahat dulu ga nih?” tanya Renna yang baru saja masuk ke dalam rumah Zella.
“Enggak usah dah, langsung ganti baju aja,” ucap Zella,
“Lha, konsepnya apa Zell? Ntar kita pada pake daster eh ternyata mau ke klub, kan lucu yak,” ucap Adhira yang masih sibuk dengan ponselnya dari tadi.
“Iya kita ke klub malem ini okey,” ucap Zella sembari tersenyum.
“Seriusan Lu?” Adhira mengalihkan pandangannya ke arah Zella yang sibuk memilih baju.
“Iya lah, Gue serius. Gue jebuh banget soalnya. Lagian kita juga udah lama ya kan gak maen ke sana.” Zella mengedipkan sebelah matanya genit. Adhira yang melihat itu pun memutar bola matanya jengah.
“Gue ok aja dah,” ucap Renna yang sedang merebahkah tubuhnya di kasur empuk Zella.
“Gue izin ke Exel dulu ok,” ucap Adhira, ia langsung mengotak-atik ponselnya guna menghubungi kekasihnya.
“Ya Dhir?” tanya seseorang di seberang telepon.
“Gue mau izin Xel, mau ke klub bareng Renna dan Zella,” ucap Adhira meminta izin kepada Exel.
“Wah kebetulan, Gue sama anak-anak juga mau ke klub. Ntar ketemu di sono aja sayang,” ucap Exel,
“Waah rame dong nanti. Siap dah Xel, yaudah gue siap-siap dulu ok,” Ucap Adhira, kemudian ia menutup sambungan teleponnya.
“Gimana? Boleh?” tanya Zella penasaran.
“Iya, ntar Exel mau nyusul juga ke sana bareng temen-temennya katanya.” Ucap Adhira menberi tahu.
“Wih rame banget dong, seruuu dong,” ucap Zella bahagia.
Mereka pun bersiap-siap untuk menuju ke klub malam ini. Mereka mulai memilih baju yang sudah di siapkan oleh Zella di sana. Ya, tentu saja karena Zella sudah biasa melakukan hal itu. Ia selalu membelikan baju untuk kedua temannya saat di rasa baju itu cocok untuk Renna dan Adhira. Teman material banget Zella mah hahaha. Tak lupa mereka juga saling bantu membantu dalam urusan rambut dan make up, kecuali Renna. Ia tak mau jika Zella atau Adhira merias wajahnya, karena pasti akan terlihat menor menurutnya. Jadi Renna selalu merias wajahnya simple saja. Ketika hari sudah sore mereka pun bersiap untuk berangkat ke klub, mereka juga sudah janjian debgan Exel dan teman-temannya. Mereka juga tak lupa sudah memesan tempat vip untuk mereka mengobrol nantinya.