Nasya mulai membersihkan wajah Sakha, sebenarnya Nasya ragu, karena detak jantung Nasya sudah sangat tidak normal, namun ia berusaha tetap biasa saja. Sakha pun tersenyum saat melihat wajah serius gadis itu, tidak tahu ada angin apa, tiba-tiba Sakha mengatakan ... "Jadian, yuk?" Nasya terdiam beberapa saat, mencoba mencerna apa yang baru saja Sakha katakan. Kalau Nasya tidak salah dengar, tadi Sakha mengatakan "jadian yuk?". Ah ... tapi rasanya tidak mungkin bukan? Mungkin Nasya salah dengar seperti waktu itu. Dengan percaya diri akhirnya Nasya menjawab, "Yuk, mau kemana lagi?" "Ha?" Sakha bingung sendiri mendengar jawaban Nasya. "Iya, mau kemana lagi? Kakak ngajakin jalan-jalan kan?" Sakha semakin bingung, kok jadi jalan-jalan sih? "Hm ... emang tadi gue bilang apa?" Nasya ber

