Sabtu sore Alana sudah siap mengikuti pelantikan ekskul. Sebenarnya, kelas 12 hanyalah tamu undangan karena sudah nggak menjabat lagi, acaranya juga nggak wajib banget, tapi karena ia dekat dengan Haikal yang notabennya menjabat sebagai mantan ketua, jadi mau tak mau ia mengikutinya juga. Itung-itung menghargainya sebagai teman, miris bangetkan. Ketika sampai di sekolah suasana lumayan ramai, apalagi anak kelas 10 dan 11. "Hei Al, udah lama?" tegur seseorang yang lalu duduk di sampingnya. Alana mendongak. "Ketua macem apa yang dateng telat, Kal?" sindir Alana jahil, ia mengulum senyumnya. Haikal terkekeh. "Mantan ketua kali," koreksi Haikal. "Iya, deh," ujar Alana. "Btw, abis sholat maghrib agendanya apaan?" Haikal tampak berpikir. "Apa, ya? Gue belom na

