Perpisahan

1615 Kata

     Hari ini adalah hari yang paling ditunggu sekaligus paling dibenci oleh anak kelas tiga, perpisahan.  Sejak pagi buta, Alana sudah dibuat heboh oleh Lina yang mendandaninya, padahal yang perpisahan Alana, tapi yang heboh sendiri Lina.    "Pokoknya kamu harus pangling loh, Dek ‘kan perpisahan cuma sekali," ujar Lina sebelum dia didandani tadi.     Alana sih masa bodoh, yang penting nanti jadinya tidak aneh. Dan sejauh yang ia lihat, hasilnya lumayan oke.     "Tuh ‘kan cantik," kata Lina tersenyum bangga melihat hasil maha karyanya sembari melihat Alana dari pantulan cermin di depannya. Mulut Alana menganga melihat hasilnya.     "Baguskan?" tanya Lina.     Alana mengangguk setuju. "Iya, Bun, bagus banget."     Lina tersenyum bangga. "Ya udah sana, ganti baju." Lina melirik jam dind

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN