“Rehan, jangan lakukan itu,” lirih Natalie yang berusaha menjauhkan diri dari pria itu. Bukan karena benci tapi karena ia merasa risih ketika ada yang bersimpuh di kakinya. Ayu yang melihat sahabatnya tidak nyaman langsung bangkit dan berusaha mengangkat tubuh Rehan. “Berhenti atau aku panggilkan pihak rumah sakit dan kamu tidak akan lagi bertemu dengan Natalie,” ancam Ayu ketika ia kewalahan menahan tubuh pria yang ingin mendekatkan diri lagi dengan Natalie. Rehan seketika tenang dan tidak lagi histeris kali ini tubuhnya ambruk di atas lantai dengan air matanya yang masih mengalir deras membasahi wajahnya. “Aku minta maaf,” lirih pria itu hingga membuat Ayu dan juga Natalie tak kuasanya menahan bulir bening yang ingin jatuh. Natalie mungkin saat itu marah sekaligus sakit hati dengan

