"Siapin penerbangan ke Hamburg sekarang," titah Elio kepada salah satu orang kepercayaannya. "Tapi kondisimu masih —" "Sekarang!" pungkas Elio memotong pembicaraan. Meski masih ingin menolak, tapi semua orang sudah tahu kalau tidak ada gunanya menentang perintah Elio. Lelaki itu tetap sulit diberi nasehat walau tubuhnya tampak tidak sehat. Damn! Wajahnya masih sangat pucat. Bagaimana tidak? Setelah kehilangan waktu tidur karena terforsir bekerja dan hampir dua puluh empat jam perutnya tidak terisi apapun, Elio masih harus dilanda efek samping obat bius. Satu menit yang lalu, Elio baru saja ambruk ketika berusaha menuruni tangga. Sekuat apapun Elio mencoba bangkit, reaksi tubuhnya tidak bisa menampik rasa lemas luar biasa yang bercampur dengan sakit kepala. Mual pada perutnya memang su

