"Giva!" Rachel dan Grace langsung berhenti berbicara saat mendengar suara seseorang memanggil salah satu dari mereka. "Giva? Is that you?" gumam Grace yang tentu hanya bisa di dengar oleh Rachel. Rachel mengusap hidungnya. "Yes, of course," akunya. Grace tak mengacuhkan itu dan kembali memakan mie ayamnya yang tersisa setengah mangkuk dengan tenang. Sementara ketiga orang tadi langsung masuk kedalam kedai dan berjalan menuju bangku yang Rachel tempati. "Ngapain lo main lari aja?" tanya Arda, orang yang tadi memanggil nama Rachel. Rachel memandang malas ketiga mahluk yang selalu mengikutinya. "Eh toge, ngapain ngikutin gue mulu sih, lo pada?" "Eh buncis, lo yang main ambil kunci mobil gue dan langsung lari bawa mobil gue, kayak nggak punya dosa aja lo bego!" cec

