BAB 18

1126 Kata

   Dengan cepat Rachel bangkit dari duduknya dan melepas infusannya secara kasar. Tak peduli darahnya yang menetes seiring kakinya melangkah keluar kamar. Arda yang baru saja keluar dari kamar mandi panik saat penglihatannya tidak menangkap sosok adiknya.     Ia berlari keluar ruangan. Dilihatnya, diujung lorong terdapat Malik dan Kelvin yang sedang berlari, Arda tahu pasti mereka sedang mengejar Rachel. Kakinya secepat kilat menerobos kerumunan beberapa orang yang ada dikoridor rumah sakit setelah beberapa kali mengucapkan kalimat maaf kepada orang yang di tabraknya.    "Rachel!!" teriaknya saat melihat Rachel sudah masuk ke dalam mobil Malik. Sedangkan tak jauh dari sana nampak Malik dan Kelvin yang sedang meletakkan tangannya pada lututnya seiring napasnya terengah-engah.    Arda mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN