35

1260 Kata

EMILY selesai menge-check minusnya di salah satu optik di Mall Jakarta. Ternyata, minusnya naik dari 3 menjadi 3,75. Pantas saja, belakangan ini ia sering kesulitan melihat papan tulis. Bodohnya ia sampai tidak sadar akan hal itu. "Udah selesai?" Jesse bertanya dengan alis yang terangkat sebelah. Emily mengangguk, “Udah." Kemudian, Jesse berjalan pelan mendekati mbak-mbak yang bertugas memeriksa mata Emily tadi, “Mbak, saya mau tes mata juga, boleh?" Emily mengernyit. Tidak mengerti kenapa Jesse tiba-tiba ingin menge-check matanya juga. Kerutan di dahinya bertambah berkali-kali lipat saat melihat mbak-mbak tadi menatap Jesse genit sekaligus kagum. "Oh, boleh kok, silakan, Mas." Jesse mengangguk lalu duduk di dekat alat yang Emily gunakan tadi. Butuh waktu beberapa lama untuk lelaki i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN