"Kenapa kau melakukannya?" Emily masih terenyak di tempatnya dengan pandangan tak terbaca. Tatapan matanya kosong, sedangkan jari-jarinya bergetar hebat. Ia tidak percaya seseorang yang sangat ia cintai pada akhirnya pergi. Pergi karena permintaannya sendiri. Pergi karena tersakiti olehnya. Pergi dengan luka yang mendalam. Ya Tuhan ... mengapa hal ini masih terasa menyakitkan? Kenapa melihat wajah Jesse yang terluka justru sangat memilukan? Kenapa ... semuanya masih terasa begitu jelas? Setiap kenangan yang mereka buat. Saat mereka tertawa bersama, bermain dan menghabiskan waktu berdua. Setiap detiknya sangat berharga dan Emily mungkin ... tidak akan menemukan kebahagian itu di dalam diri siapa pun. "Kenapa kau melakukannya, Emily?" tanya Andrew lagi. Sekarang, ia tahu jelas b

