48

1324 Kata

Jakarta, 2015 Tyler melirik ke arah sebuah toko yang berada di pinggiran jalan dengan tatapan takjub. Berbagai macam bunga tampak menghiasi bagian depan kios itu, membuat aura positif menyebar begitu sempurna. Seulas senyum melengkung di bibir lelaki itu. Entah kenapa, melihat bunga yang begitu cantik, ia jadi teringat pada Elizabeth. Gadis itu sudah menjadi sahabat Tyler untuk jangka waktu kurang lebih satu tahun. Sungguh, berada di dekat Elizabeth adalah hal yang paling menyenangkan sekaligus melegakan baginya. Karena dengan Elizabeth, Tyler bisa menceritakan semuanya tanpa harus malu dan gengsi. Ia bisa menceritakan keluh kesahnya tanpa takut diejek dan dicemooh. Gadis itu selalu mengerti keadaan Tyler, apa pun masalahnya. Rasa nyaman yang tak wajar itu lama kelamaan berubah menjad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN