27

553 Kata

Author POV Emily memandangi Jesse yang tengah berkutat di dapur sambil memotongi beberapa wortel dengan ekspresi serius. Tidak lupa, lelaki itu juga menggenakan celemek pink sebagai aksesorisnya. "Masak apa, Jess?" tanya Emily yang sedaritadi bosan karena Jesse melarangnya untuk ikut andil dalam memasak. "Sop ayam," balas Jesse cuek, “Yang pedes, sesuai dengan selera lo." "Eh? Tapi jangan pedes-pedes banget, ntar lo gak bisa makan lagi." Jesse menghentikan kegiatan potong-memotongnya dan menatap mata Emily lekat, “Gak papa, asal lo suka, gue gak keberatan walaupun harus kepedesan." Blush. Rasanya, Emily bisa merasa kalau sebuah bom meledak di pipinya. Semburat itu tampak mewarnai wajahnya yang sekarang sudah semerah kepiting rebus. Oh astaga, dia benar-benar malu. "G-gue boleh ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN