26

796 Kata

Emily's POV Aku menghela napas jengah melihat kepadatan kota Jakarta yang sudah keterlaluan. Sudah satu jam, sejak aku dan Jesse meninggalkan rumah, dan selama itu pula kami masih terjebak di jalanan yang sesak dan penuh kendaraan ini. Well, biasanya hanya butuh waktu kurang dari setengah jam dari rumahku ke Central Park, tapi berkat kemacetan ini, perjalanan kami tertunda. Ku lirik Jesse yang sedaritadi hanya diam saja sambil menatap kedepan. Entah kenapa, aku merasa lelaki itu bersikap canggung hari ini. Ia bahkan tidak mengajakku berbicara sejak pujiannya terakhir kali. Yah, aku sempat speechless ketika Jesse memanggilku dengan sebutan 'kamu' bukan 'lo'. Perasaan bahagia yang membuncah begitu saja membuat hatiku hangat. Well, aku ini kenapa? Sejak kemarin, aku menyadari kalau banyak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN