JESSE menatapi buku diarynya dengan pandangan kosong sembari menghela napas beberapa kali. Sudah lama sekali ... sejak terakhir kali ia meninggalkan jejak di buku tua itu. Buku yang Louis belikan untuknya sebagai hadiah ulangtahun ke-7. Bagi Jesse, buku itu bermakna karena ia selalu menceritakan keluh kesahnya di dalam sini. Lelaki itu mengambil bolpointnya dan bersiap untuk menulis. Tapi, sebelum itu, ia kembali membayangkan hal-hal yang membuatnya tidak tenang, gelisah serta marah hari ini. Well, Jesse harus mengeluarkan semuanya agar nantinya ia tidak merasa kesal lagi. Dear buku ... Sudah lama banget ya gue gak nulis di sini? WKWK Maaf. Ini semua karena Tyler dan Mikael yang terus-menerus ngejek gue 'ketinggalan zaman' karena gue masih nulis di diary saat orang lain sudah gak perna

