BAB 26: Bantuan Atlanta

1854 Kata

Prince tersenyum lebar sambil menopang dagunya, anak itu terlihat begitu senang karena hari ini Rosea datang ke sekolahnya dan membantu Prince lebih dekat dengan teman-temannya di sekolah. Tangan mungil Prince menutup mulutnya yang tertawa begitu teringat jika tadi untuk pertama kalinya dia menanam pohon di halaman kelasnya bersama ayahnya dan di temani Rosea. Meski hanya ada mereka bertiga karena teman-temannya sudah pulang, Prince merasa begitu bahagia sampai tidak sabar ingin segera menelpon pamannya dan memamerkannya. “Sea, mau makan siang bersama?” tawar Leonardo. “Aku masih memakai pakaian golf dan sudah kotor, langsung ke rumah saja.” Tanpa bertanya lagi, Leonardo mengangguk setuju meski di dalam hatinya menyimpan sedikit kecewa karean tidak bisa menahan Rosea lebih lama lagi u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN