BAB 27: Tekanan Keluarga

1986 Kata

“Pria yang ragu mendekatiku adalah pria yang berada di bawah levelku Bibi. Jika Bibi berpikir seleraku terlalu tinggi, berarti level kita yang tidak sama” jawab Rosea dengan tajam. Aurel tersenyum masam, “Kamu sangat pandai menjawab kalau di beri nasihat. Kamu itu terlalu dominan, meskipun kamu cantik usia yang semakin bertambah akan melunturkan kecantikan kamu, selain itu tubuh kamu akan renta dan kemungkinan tidak bisa memiliki anak karena keburu tua. Pria akan berpikir dua kali jika nanti kamu tidak bisa melahirkan.” Ekspresi di wajah Rosea berubah dingin, “Memangnya aku mau menikah dengan pria yang hanya memikirkan keturunan saja? Bibi, jangan memaksa aku agar pandangan hidupku sama dengan Bibi.” “Mba Sea jangan salah paham, Ibu bicara seperti itu karena Ibu ingin Mba Sea bahagia,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN