Kella 18

1151 Kata

Pagi pagi Laily sudah mendengarkan perdebatan antara Nisa dan papanya. Laily hanya menjadi pendengar yang baik saja tanpa ikut campur. "PLEASE NGGAK USAH NGIKUTIN GUE!" Sudah berkali kali Nisa membentak kedua pengawal berpakaian hitam ini. Tapi masih saja mengikuti Nisa. Bentakan nisa membuat dirinya dan Laily menjadi bahan tontonan. Nisa merutuki kelakuan papa nya. Siapa sih yang nggak kesal coba. Masa ke sekolah bawa pengawal alias bodyguard. "Nisa tahan emosi," ucap Laily menenangkan Nisa. "Gimana gue nggak nahan emosi. Lo lihat dari tadi gue bentakin nih 2 botak bukannya marah atau apalah malah diam gini," bisik Nisa dan masih terus berjalan menuju kelasnya. "Wih gila Nisa kayak orang penting aja bawa bawa bodyguard ke sekolah," ejek salah satu siswi. "Lo iri sama gue!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN