"KELLA!" "MARSYA!" Teriakan suara berat dari lantai bawah membuat kedua gadis yang sedang bergelut dengan selimutnya langsung terduduk. "Apa gue nggak salah dengar," gumam mereka secara bersamaan di ruangan yang berbeda. Dengan muka bantal dan rambut acak acakan serta kesadaran yang belum terkumpul. Kella mengucek matanya. Bi Sumi pun mengambil tas kerja di tangan Sergio teriakan Sergio belum bisa membuat keduanya mencerna dengan baik. Masih memikirkan suara siapa itu. "AYAH!" "PAMAN!" Mereka yang tersadar pun langsung turun dari ranjang dan berlari keluar rumah menuju lantai bawah. Sergio tersenyum ketika melihat kedua putrinya berlari menghampiri dirinya. Marsya dan Kella memeluk Sergio dengan sayang. Sudah lama Sergio meninggalkan rumah padahal cuman 3 hari doang. "Kange

